Selasa, 22 September 2015
Mengurangi Minus Pada Mata, Lakukan Dengan Cara Alami Ini
Mata minus merupakan gangguan yang terjadi pada mata sehingga membuat seseorang tidak dapat melihat benda pada jarak yang terlalu jauh. Masalah mata minus dapat dialami oleh siapa saja, tak peduli pria, wanita, anak-anak maupun orang dewasa.
Adapun penyebab mata minus umumnya disebabkan akibat dari sering membaca dalam keadaan gelap atau tidak mendapatkan pencahayaan yang memadai, membaca sambil berbaring, TV, terkena pancaran radiasi monitor, atau ponsel dan sebagainya.
Bagi para penderita mata minus, biasanya akan disarankan untuk menggunakan kacamata atau lensa kontak untuk membantu penglihatannya. Hanya saja, dua metode ini tidak dapat langsung mengurangi minus pada mata.
Lantas apa sajakah gejala mata minus?
Ada beberapa gejala yang akan dirasakan oleh para penderita mata yang minus, untuk penderita rabun jauh (miopia, mata minus), sumbu matanya terlalu cembung sehingga bayangan benda jatuh dari retina. Akibatnya, beda yang jauh tidak akan terlihat jelas. Tanpa bantuan kacamata, penderita rabun jauh akan mengalami sakit kepala dan rasa nyeri pada mata.
Gejala yang dapat menandakan bahwa anda menderita mata minus di antaranya sakit kepala (terutama dibagian depan mata), mata yang sering berair, mata perih dan berat. Kondisi seperti ini biasanya akan membaik jika mata diistirahatkan atau dengan menggunakan obat-obatan penawar rasa nyeri. Namun demikian, cara ini tidak dapat dipastikan akan bertahan lama. Lantas, bagaimana mengurangi atau mengobati mata minus?
Cara Mengurangi Mata Minus
Mata adalah jendela dunia, maka dari itu, menjaga kesehatan mata dan fungsinya agar tetap berjalan baik menjadi keharusan. Nah, berikut ini ada beberapa cara alami untuk mengurangi mata minus.
1. Konsumsi Sayur dan Buah
Apabila anda menginginkan mata minus berkurang secara alami, maka anda disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang baik untuk mata. Makanan yang baik untuk menutrisi mata diantara, buah alpukat, bawang putih, bawang erah, telur, bayam, wortel, salmon serta sayuran berdaun hijau lainnya. Selain itu, konsumsi buah-buahan yang sehat ikut juga menjadi penyumbang kesehatan mata. Hanya saja jika anda kurang menyukai santapan sayur dan buah secara langsung, maka anda bisa mengkonsumsinya dalam bentuk jus atau salad.
2. Manjakan Mata Dengan Panorama Indah
Melihat barisan gunung dan hamparan laut yang dihiasi dengan tanaman hijau akan ikut membantu menurunkan mata yang minus. Untuk itu, tidak ada salahnya menyempatkan waktu untuk berlibur dan mengunjungi tempat-tempat dengan pemandangan dan panorama yang indah untuk mengobati dan memanjakan mata.
3. Lakukan Senam Mata
Selain beberapa cara diatas, cara lain untuk dapat menurunkan minus pada mata adalah dengan melakukan senam mata. anda dapat melakukan latihan mata setipa hari. Latihan mata atau senam mata akan berguna untuk melatih daya fokus mata anda. Latihan ini bisa anda lakukan dengan cara melihat berbagai objek pada jarak yang berbeda, kemudian kedipkan mata secara normal yakni dengan tidak terlalu cepat atau tidak terlalu lambat.
4. Penggunaan Kacamata
Kacamata bisa menjadi altrnatif terakhir yang digunakan untuk terapi mata. Penggunaan kacamata akan mengurangi silau, hanya saka menggunakan kacamata mungkin akan membatasi ruang penglihatan anda. Namun jika sudah terbiasa menggunakannya hal ini tidak akan mengganggu anda.
Nah, itulah dia beberapa cara alami yang bisa anda lakukan. Cara ini tentunya lebih sederhana dan lebih mudah diaplikasikan dibandingkan menempuh operasi mata yang akan sangat memakan banyak biaya.
Copy from tribunnews.com
Minggu, 13 September 2015
Sekilas Tentang Kecamatan Pare
Pare adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Kecamatan Pare menjadi terkenal di seluruh dunia karena di sinilah antropolog kaliber dunia, Clifford Geertz - yang saat itu masih menjadi mahasiswa doktoral - melakukan penelitian lapangannya yang kemudian ditulisnya sebagai sebuah buku yang berjudul The Religion of Java. Dalam buku tersebut Geertz menyamarkan Pare dengan nama "Mojokuto". Di Pare, antropolog ini sering berdiskusi dan berkonsultasi dengan Kyai Yazid ibnu Thohir yang merupakan perintis adanya Kampung Inggris, yang juga merupakan salah satu narasumber yang membantu antropolog tersebut dalam menyelesaikan bukunya.
Pare termasuk kota lama. Ini terbukti dari keberadaan dua candi tidak jauh dari pusat kota, yakni Candi Surawana dan Candi Tegowangi, serta keberadaan patung "Budo" yang berada tepat di pusat kota. Ketiga peninggalan ini membuktikan bahwa Pare telah lahir ratusan tahun lalu. Dahulu di Pare terdapat jalur kereta api dari Kediri ke Jombang, tetapi sekarang hanya tersisa relnya saja dan Stasiun Pare. dahulu Stasiun Pare mempunyai jalur cabang menuju Stasiun Papar. Hanya sampai sekarang belum diketahui dengan pasti kapan kota Pare berdiri dan siapa pendirinya.
Rabu, 09 September 2015
Penghitung Al Jabbar
Algebrator (juga disebut Softmath) adalah sistem aljabar komputer (CAS), yang dikembangkan pada akhir 1990-an oleh Neven Jurkovic dari Softmath, San Antonio, Texas. Ini adalah CAS khusus diarahkan pendidikan aljabar. Selain hasil perhitungan, hal itu menunjukkan langkah demi langkah penjelasan sensitif proses solusi dan konteks.
Cara menggunakan Algebrator :
1. Buka Algebrator dan klik New
2. Tulis soal Al-Jabar seperti contoh dibawah lalu klik solve step untuk mengerjakan satu per satu atau klik solve all untuk menjawab langsung
Untuk Download Algebrator Klik DISINI
copy from Blog Miftahul Arifin
Jurusan Ipa lebih Baik dari pada IPS? Ini Faktanya!

1. Dari segi Materi Pelajaran. pada dasarnya nilai yang terkandung setiap mata pelajaran antara IPA dan IPS sama/sebanding, yang membedakan cuma nama. IPA punya Fisika, Biologi, Kimia dan IPS punya Ekonomi, Geografi, Sosiologi. Dalam spesialisasianya, pelajaran menghitung (penuh rumus) IPS punya Ekonomi, Geografi, namun IPA cuma ada Fisika dan Kimia. Menghapal, IPS punya Ekonomi dan Sosiologi, begitupun IPA hanya ada Biologi dan Kimia adanya. Dari hal itu,terlihat jelas materi kedua jurusan sebanding dan sama berat.
2. Mengacu pada materi ujian. Saat Ujian Nasional SMA dan setingkatnya, prosentase kelulusan anak IPA lebih besar, itu benar. Eits, anak IPA jangan sombong dulu. Itu karena apa. Perbedaan soal ujian antara IPA dan IPS sangat mendasar, IPA punya soal yang konstan/stabil/tetap, soal ujiannya hampir sama bahkan sama persis dengan soal ujian sebelumnya, contohnya cuma diganti nama pelaku soal cerita. Itu memberikan peluang besar ingat dan hafal betul soal soal ujian. Beda dengan soal ujian IPS, soal ujian IPS bersifat labil, lebih banyak pembaruan materi soal, ini mengingat pelajaran IPS yang selalu mengikuti perkembangan dunia. Dengan itu, anak IPS harus berfikir dinamis mengikuti materi pelajaran. Itu perbedaan yang membuktikan kejeniusan pola pikir IPS yang lebih unggul.Apakah kalian masih berfikir IPA lebih unggul ?
3. Setelah lulus jadi apa ? Ditarik garis besar, anak IPA hanya punya kesempatan di beberapa bidang yang menjurus ke farmasi, kedokteran, komputer, itupun harus dilalui dengan kuliah untuk mempermudah. Anak IPS jangan tanya, peluangnya sangat banyak. Akuntan, perkantoran, kebidanan, STAN, hampir semua bisa dijamah tanpa kuliah, walaupun tak dapat pekerjaan atau kuliah, masih bisa membuat lapangan pekerjaan sendiri, toh sudah dibekali ilmu ekonomi. Semua itu menandakan peluang IPS lebih banyak dan memberi alasan mengapa kelas di IPS lebih banyak.
Atas beberapa alasan tersebut di atas, masihkah kalian berfikir IPA yang terbaik, saya sarankan berfikirlah 100 x lagi. Berfikirlah yang lebih modern lagi. Ingat, IPA tak ada tanpa IPS, IPS juga tak ada tanpa IPA.
Jadi, Kita anak IPS jangan berkecil hati lagi, Kita bukan buangan, tapi pilihan dan juga kebanggaan!
IPS KEREN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Copy from Kaskus.co.id
Langganan:
Postingan (Atom)













